jpnn.com - PALEMBANG - Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Thohari (80) hilang misterius di Desa Kosgoro, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Tim SAR Gabungan bergerak melakukan penyisiraan di perkebunan dan permukiman untuk mencari lansia berusia 80 tahun itu. "Pencarian yang dilakukan hari ini merupakan operasi pencarian hari kedua," ujar Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Palembang Mancarah Wanto, Selasa (2/6).
Berdasar informasi yang diterima tim, korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke kebun yang berada di belakang rumah pada Minggu 31 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Lalu, sang istri menyusul korban ke kebun. Namun, dia tidak menemukan korban. Menurut keterangan warga, korban sempat terlihat berada di seberang sungai.
Diketahui, dalam kesehariannya korban lebih banyak berada di rumah. Namun, belakangan korban sering berhalusinasi bahwa rumah yang saat ini ditempatinya bukan miliknya. Korban meyakini bahwa rumahnya berada di kebun yang terletak di belakang tempat tinggalnya saat ini.
Tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran secara visual menggunakan metode ESAR Hasty Search (Pencarian Tipe I), yaitu metode pencarian cepat yang dilakukan pada tahap awal operasi SAR dengan fokus pada area-area yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban berdasarkan informasi dan petunjuk yang tersedia.
Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Pemerintah Desa, relawan, serta masyarakat setempat. "Seluruh unsur SAR yang terlibat terus berupaya secara maksimal untuk menemukan korban. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” ungkap Mancarah.
Dia menambahkan bahwa Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dengan berbagai metode dan memperluas area sesuai hasil evaluasi di lapangan. “Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," kata Mancarah.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas. "Terutama bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia atau kondisi khusus yang memerlukan pengawasan lebih intensif, guna menghindari kejadian serupa," ungkap Mancarah. (mcr35/jpnn)


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)