jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp220 juta dalam kasus jaringan pembuat dan penyebar konten hoaks, fitnah, serta provokasi di media sosial.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa uang yang disita tersebut merupakan bagian dari pembayaran proyek pembuatan konten hoaks yang telah beroperasi sejak 2024.
"Sementara platform media sosial yang digunakan pelaku meliputi X, Threads, Instagram, hingga Facebook. Konten yang diproduksi dan disebarkan bersifat provokasi, fitnah, manipulasi data elektronik, hingga menyerang kehormatan," kata Kombes Pol Iman Imanuddin dilansir Antara, Senin (27/7).
Kombes Pol Iman Imanuddin menyebut pihaknya kini juga membuka peluang untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi terkait kasus itu.
Upaya dilakukan demi mengusut kemungkinan penggunaan anggaran negara oleh pemesan proyek untuk membiayai aksi disinformasi tersebut.
"Apabila uang yang digunakan untuk membayar proyek-proyek ini bersumber dari keuangan negara, tentu kami lakukan pendalaman atas dugaan penyalahgunaan keuangan negara yang mengakibatkan kerugian negara," jelasnya.
Terkait skema pergerakan jaringan tersebut, kepolisian telah menangkap dan menahan sosok perantara.
Adapun perantara bertindak sebagai koordinator antara pemesan utama dan para pembuat konten (content creator) serta buzzer.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
