jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan akan terus memperketat pengawasan terhadap kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar mereka tidak terlibat dalam praktik gratifikasi.
Sudaryono mengatakan BGN tidak akan menolerir tindakan kepala SPPG yang dengan sengaja meminta imbalan (fee) dari mitra atau penyalur.
Selain itu, BGN juga tidak akan menolerir pembelian bahan makanan dengan harga yang tidak wajar atau praktik mark up.
Jika terdapat kepala SPPG yang melakukan pelanggaran tersebut, BGN tidak akan segan mengambil tindakan tegas, termasuk memberhentikan kepala SPPG maupun menutup secara permanen SPPG yang dipimpinnya.
"Barang siapa melakukan pelanggaran itu, kami dengan tegas, kalau terbukti, kami pecat dan dapurnya kami suspend atau kami tutup," ucap Sudaryono dalam siaran persnya, Selasa (28/7).
Menurut dia, seluruh tindakan tersebut sudah termasuk dalam ranah tindak pidana korupsi.
Kepala SPPG dapat dijerat dengan tindak pidana tersebut mengingat posisinya sebagai abdi negara dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Untuk mencegah praktik tersebut, Sudaryono meminta para mitra atau pemasok agar melaporkan langsung kepala SPPG yang melakukan pelanggaran kepada BGN apabila menerima perlakuan yang tidak adil.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
