Ratusan Buruh PT Victory Apparel Diduga Diintimidasi Saat Tanda Tangan Pesangon, Said Iqbal Buka Suara

2 hours ago 3

Selasa, 28 Juli 2026 – 10:55 WIB

Ratusan Buruh PT Victory Apparel Diduga Diintimidasi Saat Tanda Tangan Pesangon, Said Iqbal Buka Suara - JPNN.com Jateng

Ilustrasi PHK Massal: Aristo Setiawan/JPNN.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) segera menyelidiki dugaan intimidasi terhadap pekerja PT Victory Apparel Indonesia di Kota Semarang menjelang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 846 buruh.

Permintaan itu juga ditujukan kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang agar memeriksa seluruh laporan dugaan pelanggaran hak pekerja.

Salah satu yang menjadi sorotan ialah sekitar 207 pekerja yang telah menandatangani kesepakatan menerima pesangon sebesar 0,5 kali ketentuan.

"Kalau seseorang menandatangani perjanjian di bawah aturan undang-undang, itu batal demi hukum," kata Said Iqbal usai mengunjungi PT Victory Apparel Indonesia, Senin (27/7).

Menurut dia, kesepakatan tersebut harus diteliti apabila dibuat tanpa pemahaman yang utuh dari pekerja atau terjadi karena adanya tekanan.

"Apalagi kalau ada intimidasi," ujarnya.

Iqbal menegaskan perusahaan tidak lagi dapat menggunakan alasan efisiensi untuk membayar pesangon sebesar 0,5 kali. 

Dia merujuk Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024 yang mengatur pekerja yang terkena PHK berhak memperoleh pesangon minimal satu kali ketentuan.

Penasihat Khusus Presiden Said Iqbal meminta Kemnaker mengusut dugaan intimidasi terhadap 846 buruh PT Victory Apparel Semarang menjelang proses PHK massal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |