Cegah Karhutla Sejak Dini, Kemenhut Genjot Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel

2 hours ago 3

Cegah Karhutla Sejak Dini, Kemenhut Genjot Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kemenhut menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumsel sebagai upaya pencegahan dini karhutla. Foto: Source for JPNN.com.

jpnn.com - PALEMBANG - Pemerintah terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggenjot Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah rawan. 

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri menerangkan OMC digelar karena kondisi iklim di Sumsel membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi.  Dampak fenomena El Nino mempercepat terjadinya kekeringan meterologis sehingga potensi karhutla ikut meningkat. 

Menurut Thomas, pendekatan pengendalian karhutla kini lebih menitikberatkan pada langkah pencegahan. Salah satunya ialah dengan memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca untuk memicu hujan di wilayah yang masih memiliki awan potensial. 

"Melalui hujan buatan, kelembapan lahan dapat dipertahankan sehingga material yang mudah terbakar tidak cepat mengering. Selain itu, air juga dapat mengisi kanal, embung, waduk, hingga kolam retensi sebagai cadangan saat proses pemadaman apabila terjadi kebakaran," kata Thomas, Rabu (22/7). 

OMC di Sumsel berlangsung selama 12 hari, mulai 19 hingga 30 Juli 2026 dengan pusat operasi berada di Lanud Sri Mulyono Herlambang Palembang.  Hingga hari kedua pelaksanaan, tim menerbangkan tiga sortie penyemaian awan dengan sasaran wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin dan Kota Palembang. 

"Lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil pemantauan radar cuaca yang menunjukkan masih terdapat pertumbuhan awan konektif yang layak untuk dilakukan penyemaian," ungkap Thomas. 

Hasil pemantauan awal menunjukkan hujan terpantau turun di sekitar area penyemaian, terutama di wilayah OKI.

Kementerian Kehutanan melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |