jatim.jpnn.com, SURABAYA - Bayang-bayang meningkatnya kasus kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) mulai diantisipasi Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI).
Melalui Pendidikan Kurator dan Pengurus Angkatan XXXIII di Jawa Timur, penguatan integritas dan profesionalitas menjadi fokus utama.
Ketua Umum AKPI Jimmy Simanjuntak menyatakan kondisi ekonomi global dan nasional yang belum stabil berpotensi mendorong lonjakan perkara kepailitan dalam waktu dekat. Karena itu, kesiapan sumber daya manusia dinilai krusial.
“Penguatan utama dalam pendidikan ini adalah etika dan integritas. Ini penting agar kurator mampu menghadapi potensi peningkatan perkara secara profesional,” ujar Jimmy seusai membuka kegiatan di Surabaya, Senin (20/4).
Dia menyebut ketidakpastian ekonomi bisa membuat semakin banyak pelaku usaha mengalami kesulitan keuangan hingga berujung pada PKPU maupun kepailitan. Untuk itu, AKPI juga mendorong perluasan pemahaman regulasi kepada berbagai pihak.
AKPI telah menggandeng sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari dunia usaha hingga perbankan dan kementerian, guna memperkuat literasi terkait mekanisme kepailitan.
“Kalau semua pihak memahami aturan ini dengan baik, prosesnya akan lebih efektif dan sesuai tujuan undang-undang,” jelasnya.
Jimmy juga menekankan bahwa kepailitan bukan akhir dari sebuah usaha, melainkan salah satu instrumen untuk restrukturisasi bisnis.









.jpeg)






















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4270826/original/010293200_1671790149-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478324/original/007254400_1768898639-MIROSLAV-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5173290/original/082325700_1742827637-20250324BL_Konpers_Prematch_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Bahrain_6.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468759/original/079510500_1768014379-The_Jakmania_Persija-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5103420/original/086995100_1737456653-Timnas_Indonesia_-_Aksi-Aksi_Rizky_Ridho_di_Timnas__Persija_dan_Persebaya_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478143/original/067572000_1768893002-ramos.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244236/original/046656300_1749145008-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-20.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425295/original/049947100_1764220613-Ian_Puleio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5461778/original/027475200_1767441213-20260103AA_BRI_Super_League_Persija_Jakarta_vs_Persijap_Jepara-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5136865/original/085746500_1739882992-Timnas_Indonesia_-_Indra_Sjafri_nuansa_terancam_masa_depan_di_Timnas_Indonesia_U-20_copy.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452821/original/063692700_1766459920-wasit_jepang.jpg)
