CERI Dorong Kejati DKI Usut Kejanggalan Tender Renovasi Gedung Cipta Karya

23 hours ago 4

CERI Dorong Kejati DKI Usut Kejanggalan Tender Renovasi Gedung Cipta Karya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Logo Kejaksaan Republik Indonesia. Foto: Kejaksaan Agung

jpnn.com, JAKARTA - Center for Energy and Resources Indonesia (CERI) mendesak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengusut tuntas dugaan korupsi proyek renovasi lantai dasar Gedung Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun Anggaran 2023.

Pengusutan diminta tidak hanya menyasar pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga proses pemilihan penyedia, panitia tender, hingga pejabat yang terlibat dalam pengadaan.

Proyek tersebut dikerjakan ketika Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti masih menjabat direktur jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, yang kini berubah menjadi Kementerian PU.

Sekretaris CERI Hengki Seprihadi mengatakan penyidik perlu membongkar seluruh rangkaian pengadaan dari hulu hingga hilir.

Salah satu temuan yang disorot ialah kesamaan harga penawaran terkoreksi dari sembilan peserta tender.

Berdasarkan data evaluasi pengadaan yang ditelusuri CERI, kesembilan perusahaan mengajukan harga terkoreksi sama persis hingga dua angka di belakang koma, yakni Rp 2.319.515.577,62.

“Yang menjadi pertanyaan, bagaimana bisa sembilan perusahaan dapat memasukkan nilai penawaran yang sama persis hingga dua angka di belakang koma? Apakah panitia tender tidak mencermati kejanggalan ini,” kata Hengki di Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut Hengki, kesamaan nilai penawaran tersebut harus menjadi pintu masuk bagi penyidik pidana khusus Kejati DKI untuk memeriksa proses tender.

Proyek tersebut dikerjakan ketika Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti masih menjabat direktur jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |