jpnn.com - BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap fakta baru tentang Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap perempuan inisial YTR di Kabupaten Bandung.
Dedi mengungkapkan, tersangka pernah hendak menemui dirinya di rumah dinas gubernur Jabar, Gedung Pakuan, Kota Bandung.
Ia mengatakan, Taufik Hidayat sebelum ditangkap di Majalaya sempat datang dengan niat menyerahkan diri ke Gedung Pakuan.
"Jadi, Taufik sempat datang ke Gedung Pakuan jam 4:00 WIB dini hari, menemui pos jaga dan dia ngomong, pakai helm, pakai masker, "saya ingin ketemu Pak Gubernur, saya mau dipenjara, tetapi ada hal yang harus saya sampaikan dulu"," kata Dedi menirukan kalimat Taufik, di Bandung, Selasa (30/6/2026).
Dedi membenarkan hal tersebut karena sesuai dengan bukti rekaman CCTV Gedung Pakuan.
Taufik Hidayat terlihat meminta bantuan kepada pos satpam agar bisa bertemu dirinya setelah ditetapkan sebagai tersangka dan DPO Polda Jabar.
Lebih lanjut, Taufik Hidayat pun ternyata sempat berusaha menemui Dedi Mulyadi di kediamannya, Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. Hanya saja hal tersebut batal dilakukan oleh tersangka.
"Jadi itu dan CCTV-nya ada, dan dia mencari dan dia juga berusaha datang ke Lembur Pakuan, sampai di Cikawung, yang nganter-nya tidak berani, karena takut di jalan, dilihat orang, digebukin, jadi takut yang nganter-nya," tuturnya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
