Direktur PT TSI Masuk DPO, Bareskrim Kejar Tersangka Impor Ponsel Ilegal

4 weeks ago 12

Kamis, 09 Juli 2026 – 12:37 WIB

Direktur PT TSI Masuk DPO, Bareskrim Kejar Tersangka Impor Ponsel Ilegal - JPNN.com Jatim

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak (tengah). ANTARA/HO-Dittipideksus Bareskrim Polri

jatim.jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penegakan Hukum Penyelundupan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri masih memburu Direktur PT TSI berinisial TW yang menjadi tersangka kasus dugaan impor ilegal ponsel bekas dan berbagai barang elektronik lainnya.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan penyidik telah memasukkan TW ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Saat ini penyidik masih terus melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan upaya paksa penangkapan dan proses hukum lebih lanjut," kata Ade dalam keterangannya, Rabu (8/7).

Selain TW, penyidik menetapkan tiga tersangka lain, yakni DCP alias PR dan SJ yang merupakan warga negara China, serta MT selaku Direktur PT TSL.

Menurut Ade Safri, berkas perkara ketiga tersangka tersebut telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan RI sehingga dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Dalam perkara ini, DCP diduga berperan sebagai pengendali kegiatan impor ilegal barang elektronik, mulai dari pengadaan ponsel dari luar negeri hingga proses distribusinya di Indonesia.

Sementara itu, MT dan TW diduga membantu proses pembuatan, pengurusan, serta penyediaan dokumen yang digunakan untuk memfasilitasi kegiatan impor ilegal tersebut.

Penyidik juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel Android, iPhone, dan perangkat elektronik lainnya dengan nilai mencapai Rp250 miliar.

Bareskrim Polri memburu Direktur PT TSI yang masuk DPO dalam kasus dugaan impor ilegal ponsel bekas. Barang bukti yang disita mencapai ratusan miliar rupiah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |