bali.jpnn.com, DENPASAR - Komisi II DPR RI, Rabu (2/9) kemarin melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Bali dipimpin Wakil Ketua II Agun Gunandjar Sudarsa.
Rombongan Komisi II DPR RI diterima langsung Gubernur Wayan Koster di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar.
Kunker Komisi II DPR RI ini dalam rangka mengawasi pengelolaan Aset Pemerintah Daerah/Barang Milik Daerah (BMD) dan Aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Dalam pertemuan tersebut, Koster memaparkan berbagai strategi serta capaian Pemprov Bali dalam menata, mengamankan, dan mengoptimalkan aset daerah demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Provinsi Bali memiliki aset tanah yang cukup banyak, sebanyak 5.436 bidang dengan luas keseluruhan 3.101,309 hektare.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.919 bidang telah bersertifikat, sedangkan 517 bidang belum bersertifikat,” ujar Koster.
Menurut Koster, pada awal 2026, Pemprov Bali merancang inventarisasi menyeluruh terhadap BMD.
Inventarisasi ini mencakup gedung dan bangunan, peralatan dan mesin, hingga kendaraan operasional.







.jpeg)



























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















