jatim.jpnn.com, SURABAYA - Koordinator Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Dr Prawitra Thalib, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya dalam menangani dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Menurut Prawitra, perkara yang menjadi perhatian publik tersebut harus ditangani secara profesional, transparan, dan independen agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Dia mengapresiasi langkah penyidik yang melakukan serangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan di sejumlah lokasi untuk mengumpulkan alat bukti.
"Kami mengapresiasi gerak cepat kepolisian dalam melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut," ujar Prawitra dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7).
Prawitra menilai besarnya nilai barang bukti yang disita menunjukkan pentingnya proses penyidikan dilakukan secara cermat dan sesuai ketentuan hukum.
"Besarnya nilai barang bukti yang diamankan menunjukkan perkara ini harus ditangani secara serius, profesional, transparan, dan independen. Proses penyidikan wajib diberikan ruang untuk berjalan tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun," tuturnya.
Ketua Pusat Studi Kepolisian Unair itu juga mengingatkan pentingnya menjunjung prinsip equality before the law atau persamaan di hadapan hukum.
Menurutnya, setiap pihak yang terbukti terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum tanpa membedakan jabatan maupun latar belakang institusi.


.jpeg)





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
