El Nino 2026 Diprediksi Sekuat 1997, Ahli Ingatkan Ancaman Karhutla Ekstrem di Riau

3 hours ago 2

El Nino 2026 Diprediksi Sekuat 1997, Ahli Ingatkan Ancaman Karhutla Ekstrem di Riau

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kondisi Karhutla yang terjadi di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Foto:Source for JPNN.

jpnn.com - Guru Besar IPB University sekaligus pakar forensik kebakaran hutan, Prof. Bambang Hero Saharjo, mengingatkan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026 bisa menjadi sangat serius seiring munculnya sinyal fenomena El Nino super.

Peringatan itu disampaikannya saat meninjau lokasi karhutla di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Jumat (3/4/2026).

Menurut Bambang, istilah El Nino super merujuk pada pemanasan ekstrem suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis yang bisa mencapai lebih dari 2 derajat Celsius di atas normal.

Kondisi ini berdampak besar terhadap cuaca global, termasuk memicu kekeringan panjang yang meningkatkan risiko kebakaran.

“Kalau melihat tren dan kajian para ahli, potensi 2026 ini bisa mendekati kejadian 1997–1998, di mana kebakaran sangat luas dan berlangsung lama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dua peristiwa El Nino terkuat dalam beberapa dekade terakhir terjadi pada 1997–1998 dan 2015–2016.

Pada 1997–1998, suhu di wilayah Niño 3.4 bahkan mencapai sekitar 2,7 derajat Celsius di atas rata-rata dan memicu kebakaran besar hingga 10–11 juta hektare.

“Dengan kondisi saat ini, bukan tidak mungkin pola kebakaran akan mirip, bahkan bisa dimulai sejak 2026 dan berlanjut hingga 2027,” katanya.

Prof. Bambang Hero Saharjo mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026 bisa menjadi sangat serius seiring munculnya sinyal fenomena El Nino.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |