jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kasus dugaan perobohan rumah dinas milik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di kawasan Asemrowo Kali, Surabaya, kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Sidang lanjutan yang digelar di Ruang Garuda 2, Rabu (8/7), menghadirkan saksi a de charge Yenny Dwi Jayanti (36), adik kandung terdakwa Murnita Triwidyaning.
Di hadapan majelis hakim, Yenny mengaku rumah dinas nomor 23 yang menjadi objek perkara telah dibeli kakaknya dari Yayasan Pembangunan Sosial (YPS).
Menurut dia, transaksi jual beli tersebut dilakukan pada 2002 dengan nilai keseluruhan Rp500 juta yang dibayarkan secara bertahap.
"Pembayaran pertama Rp200 juta, kemudian sisanya Rp300 juta," ujar Yenny di persidangan.
Yenny mengaku turut menyaksikan proses penandatanganan transaksi tersebut. Meski tidak terlibat langsung, dia mengetahui adanya kuitansi pembayaran antara pihak yayasan dengan Murnita.
"Waktu jual beli dan tanda tangan saya hadir, tetapi hanya sekadar melihat. Saya tahu ada kuitansi pembelian antara yayasan dan Murnita," katanya.
Selain itu, Yenny menyebut kakaknya pernah berupaya mengurus proses balik nama kepemilikan rumah. Namun, proses tersebut tidak dapat diselesaikan karena Darto selaku pemilik Yayasan Pembangunan Sosial telah meninggal dunia.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
