Fakta Miris Kiai Cabul di Pati: 50 Santriwati jadi Korban, Sebagian Besar Masih di Bawah Umur

3 days ago 6

Senin, 04 Mei 2026 – 09:20 WIB

 50 Santriwati jadi Korban, Sebagian Besar Masih di Bawah Umur - JPNN.com Jateng

Ilustrasi korban kasus pencabulan. Foto/ilustrari: dokumen JPNN.com/Ricardo

jateng.jpnn.com, PATI - Kasus dugaan pencabulan yang menyeret seorang oknum kiai di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo membuat geger warga Pati.

Sebanyak 50 santriwati diduga menjadi korban predator seksual berkedok pengasuh ponpes. Ironisnya, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, oknum kiai berinisial A alias Ashari atau Mbah Walid hingga kini belum ditahan.

Lambannya proses hukum memicu kemarahan warga. Massa bahkan menggeruduk Ponpes Ndolo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Sabtu (2/5), menuntut aparat segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan bagi para korban.

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengungkap dugaan aksi bejat itu berlangsung sejak 2024 hingga 2026.

Menurut dia, korban bukan hanya satu atau dua orang. Jumlahnya disebut bisa mencapai 50 santriwati, sebagian besar masih di bawah umur.

“Lebih dari 30 atau 50 orang santriwati, di bawah umur itu ada yang kelas satu, kelas dua SMP,” ujar Ali, Minggu (3/5).

Ali menyebut modus pelaku terbilang licik. Tersangka diduga menghubungi santriwati melalui WhatsApp tengah malam dengan alasan meminta ditemani tidur.

“Kronologi awalnya itu si A ini WA ke santriwati. Itu pada jam 12 malam untuk menemani tidur,” katanya.

Kasus dugaan pencabulan yang menyeret seorang oknum kiai di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo membuat geger warga Pati.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |