jatim.jpnn.com, BOGOR - Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic mengaku kecewa berat setelah timnya kalah 0-2 dari Persik Kediri pada pekan kedua BRI Super League 2026/27. Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (11/9), Garudayaksa FC justru tampil di bawah ekspektasi.
Dua gol Persik Kediri diborong striker Jose Enrique masing-masing pada menit ke-11 dan ke-75.
Joksic pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para suporter Garudayaksa FC.
"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf secara terbuka kepada para suporter. Laga kali ini kami tidak menampilkan apa pun, terutama di babak pertama. Kami bermain takut, tanpa percaya diri, seolah-olah kami tidak bersiap untuk laga ini. Saya merasa sangat buruk dan malu dengan apa yang kami tampilkan ini," ujar Milos Joksic seusai pertandingan.
Pelatih asal Serbia itu menilai mentalitas menjadi salah satu persoalan utama Garudayaksa FC dalam pertandingan tersebut.
Memasuki babak kedua, permainan sempat membaik. Namun, peningkatan tersebut tidak bertahan lama hingga Persik kembali mencetak gol.
"Di babak kedua kami memulai dengan lebih berani, sekitar 10-15 menit permainan berjalan bagus. Namun setelah itu performa kami menurun lagi dan menerima gol kedua. Semua yang sudah kami siapkan di latihan tidak keluar sama sekali," kata Joksic.
Dia juga memberikan apresiasi kepada Persik Kediri yang dinilai mampu menunjukkan perjuangan dan permainan kolektif sepanjang pertandingan.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















