Gerindra Jateng Minta Penanganan LGBTQ Melalui Edukasi & Pendampingan

4 weeks ago 17

Jumat, 10 Juli 2026 – 09:33 WIB

Gerindra Jateng Minta Penanganan LGBTQ Melalui Edukasi & Pendampingan - JPNN.com Jateng

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah Dwi Yasmanto menyoroti isu LGBTQ (lesbian, gay, biseksual, transgender, queer/questioning) saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Kepemudaan di Restaurant Istana Semarang, Kamis (9/7). Foto: Danang Diska Atmaja/JPNN

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah Dwi Yasmanto menyoroti isu LGBTQ (lesbian, gay, biseksual, transgender, queer/questioning) saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Kepemudaan di Restaurant Istana Semarang, Kamis (9/7).

Dalam forum tersebut, Dwi menyampaikan pandangannya bahwa fenomena LGBTQ perlu mendapat perhatian serius karena dinilainya mulai merambah berbagai lingkungan, termasuk lembaga pendidikan.

Meski menyampaikan kritik terhadap fenomena LGBTQ, Dwi menegaskan persoalan tersebut tidak boleh disikapi dengan tindakan kekerasan maupun persekusi.

Dia menyinggung adanya kasus di sejumlah daerah yang melibatkan kelompok yang dikenal sebagai 'hunter boti' atau aksi perburuan terhadap kelompok LGBTQ.

Menurut dia, tindakan semacam itu bukan solusi dan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

"Kalau digebuki atau dilakukan kekerasan, itu tidak menyelesaikan masalah. Kami berharap ada peran tenaga medis maupun ahli kejiwaan (psikiater) untuk mencari formula penanganan dan pencegahannya," ujar Dwi.

Dia menilai pendekatan yang mengedepankan edukasi, pendampingan, dan penanganan dari pihak yang berkompeten lebih diperlukan dibanding tindakan main hakim sendiri.

Meski demikian, Dwi mengaku tetap khawatir apabila fenomena LGBTQ makin meluas di kalangan generasi muda. Dia bahkan memberikan ilustrasi yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jateng Dwi Yasmanto menyoroti LGBTQ dalam FGD Kepemudaan. Dia menolak aksi hunter boti dan meminta pendekatan tanpa kekerasan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |