Germany Brilliant Peduli Sesama, Salurkan CSR di Desa Adat Sade Lombok Tengah

10 hours ago 11

Germany Brilliant Peduli Sesama, Salurkan CSR di Desa Adat Sade Lombok Tengah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Aksi nyata kepedulian sesama, Germany Brilliant gulirkan CSR di Desa Adat Sade, Lombok Tengah. Foto: Germany Brilliant

jpnn.com, JAKARTA - Desa Adat Sade salah satu dusun di Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah, memiliki sejarah panjang, di mana adat suku Sasak telah berlangsung kurang lebih 1.500 tahun yang lalu.

Dinas Pariwisata setempat pun menjadikan Desa Adat Sade sebagai Desa Wisata karena keunikannya.

Dari tahun ke tahun kunjungan wisatawan baik dalam maupun luar negeri ke Desa Sade terus meningkat.

Apalagi sejak peresmian Bandara Internasional Lombok Praya pada 2011 makin memudahkan wisatawan untuk berkunjung.

Hingga saat ini masyarakat Desa Sade masih melestarikan keunikan adat suku Sasak, seperti bentuk bangunan, tradisi kawin culik, dan masih banyak lagi.

Bangunan-bangunan rumah juga masih terkesan sangat tradisional. Atapnya terbuat dari ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan langsung beralaskan tanah.

Orang Sasak Sade menamakan bangunannya bale. Dengan keberagaman budaya dan keunikan Desa Adat Sade menjadi destinasi wisata yang menarik.

Sayangnya keindahan dan keunikan Desa Adat Sade hangus terbakar pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Aksi nyata kepedulian sesama, Germany Brilliant gulirkan CSR di Desa Adat Sade, Lombok Tengah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |