jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Hasil laboratorium Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menyebabkan ratusan siswa dan santri di Sidoarjo keracunan keluar. Ditemukan satu sampel positif terkontaminasi.
Plh Sekda Sidoarjo M Ainur Rahman membenarkan adanya temuan positif terkontaminasi pada salah satu sampel MBG yang diproduksi SPPG Kalitengah, Tanggulangin.
“Sudah dilaporkan kepada Bupati. Dari beberapa sampel yang diperiksa, ada yang negatif dan ada satu yang positif terkontaminasi,” kata Ainur di Sidoarjo, Jumat (11/9).
Namun, Ainur tidak mengungkap jenis bakteri dan sampel makanan yang terkontaminasi itu. Sebab, dia tidak ada kewenangan untuk menyampaikan secara detail.
Selain itu, dia juga belum memastikan asal kontaminasi dalam sampel menu MBG tersebut. Menurutnya, ada berbagai kemungkinan hingga menyebabkan masuknya bakteri.
"Belum bisa dipastikan apakah murni dari faktor makanan. Bisa banyak faktor, bisa dari air, bahan baku makanan, maupun kebersihan lingkungan," jelasnya.
Ainur mengungkapkan hasil laboratorium sampel MBG tersebut telah diserahkan kepada kepolisian. Nantinya, aparat akan melakukan pendalaman sebagai bukti pendukung.
"Sudah diserahkan ke Polres untuk disandingkan dengan hasil pemeriksaan forensik. Lihat nanti, ini karena kelalaian, ketidakpatuhan prosedur, atau ada unsur lainnya," ucapnya.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















