jpnn.com, SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Aktivitas erupsi tersebut telah berstatus level tiga atau siaga yang berdampak pada hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah Banten.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pos pengamatan gunung api guna memantau sebaran abu vulkanik.
"Berdasarkan pantauan kami bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) arah angin saat ini membawa abu vulkanik menuju Banten serta Jawa Barat," ucap Andra, Minggu (6/9).
Melihat kondisi tersebut, kata Andra, untuk masyarakat terdampak abu vulkanik agar mengenakan perlindung pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak panik sekalipun tetap meningkatkan kewaspadaan.
"Kami memohon kepada masyarakat di daerah terdampak untuk memakai masker saat keluar rumah demi menjaga kesehatan," ujarnya.
Dia membeberkan erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus terjadi disertai lontarkan material vulkanik, pancaran lava, suara gemuruh, dan hujan abu.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















