jateng.jpnn.com, SEMARANG - Dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas sedang mengguyur Kota Semarang, Jawa Tengah. Padahal, saat ini telah memasuki musim kemarau.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan yang terjadi belakangan ini dipicu oleh aktifnya gelombang atmosfer Rossby di Pulau Jawa.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa menjelaskan suhu permukaan laut di pesisir Jawa Tengah yang masih hangat turut meningkatkan proses penguapan sehingga memperbesar potensi pembentukan awan hujan.
“Hangatnya suhu permukaan air laut di pesisir Jawa Tengah menambah potensi penguapan yang berkontribusi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya kepada JPNN.com, Jumat (31/7).
Menurut Ferry, kelembapan udara yang masih cukup tinggi juga menjadi faktor pendukung terbentuknya awan hujan di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Meski demikian, pihaknya memastikan Jawa Tengah saat ini telah memasuki musim kemarau. “Saat ini wilayah Jawa Tengah sudah masuk musim kemarau dan kami meminta untuk bersiap menghadapi puncak musim kemarau pada Agustus,” katanya.
“Pesan untuk masyarakat tetap waspada terhadap hujan lokal yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari untuk satu sampai dua hari ke depan,” ujar Ferry, lagi.
Selain itu, pihaknya berharap masyarakat mulai menghemat air karena intensitas hujan diperkirakan kian berkurang menjelang puncak musim kemarau.



















.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

