jpnn.com, JAKARTA - Industri perasuransian nasional dan global saat ini menghadapi fase transformasi struktural yang ditandai dengan meningkatnya kompleksitas risiko, dinamika geopolitik, volatilitas ekonomi global, hingga disrupsi teknologi.
Kondisi tersebut mendorong pelaku industri untuk memperkuat ketahanan bisnis dan kemampuan adaptasi di tengah risiko yang terus bergerak dan berkembang.
Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Indonesia Re Beatrix Santi Anugrah menyampaikan bahwa industri perasuransian saat ini tidak hanya dituntut memiliki ketahanan finansial, tetapi juga kapabilitas human capital yang adaptif dan berbasis pengetahuan.
Dia menyatakan dalam perspektifnya, inflasi, disrupsi energi, dan gangguan rantai pasok kini menjadi tiga faktor utama yang saling memengaruhi dan menciptakan tekanan kompleks terhadap dunia usaha.
“Inflasi berdampak pada peningkatan biaya klaim dan operasional, disrupsi energi memengaruhi keberlangsungan aktivitas bisnis, sementara gangguan supply chain menghambat distribusi dan menurunkan kualitas layanan. Karena itu, pendekatan pengelolaan risiko konvensional sudah tidak lagi memadai,” jelas Beatrix.
Senada dengan hal tersebut, Managing Director Chief Economist BPI Danantara Reza Yamora Siregar menilai ketidakpastian global saat ini telah mencapai level tertinggi dalam hampir dua dekade terakhir.
“Kita memasuki fase di mana geopolitik menjadi sumber utama ketidakpastian ekonomi dunia. Konflik Rusia-Ukraina, eskalasi di Timur Tengah, hingga ketegangan perdagangan global telah menciptakan tekanan besar terhadap pasar keuangan, harga energi, dan stabilitas ekonomi global,” ujarnya dalam iLearn Thematic Webinar bertajuk “Risk in Motion: Navigating Inflation, Energy Disruption, and Supply Chain Challenges”.
Menurut Reza, salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah indeks ketidakpastian kebijakan dan perdagangan internasional yang terus menunjukkan peningkatan signifikan sejak 2020.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)