bali.jpnn.com, DENPASAR - Rerahinan bagi umat Hindu di Bali merupakan peringatan hari-hari suci.
Rerahinan berasal dari kata rai yang berarti puncaknya hari, atau hari-hari yang dipandang penting dan suci.
Oleh karena pada hari-hari suci itulah kekuatan spiritual akan mengalir lebih besar dan deras yang merupakan kekuatan suci yang mengalir dari Ida Sanghyang Widhi Wasa.
Rerahinan itu diperingati atas dasar nilai moral spiritual dan tingkat kesadaran manusia atau umat itu sendiri dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Sepanjang Maret 2026, ada tujuh kali rerahinan yang digelar umat Hindu di Bali dengan melakukan persembahyangan di merajan maupun sanggahnya masing-masing.
Berikut jadwal rerahinan umat Hindu Bali pada Februari 2026:
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)
















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)
