jateng.jpnn.com, SEMARANG - Persidangan dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang berlangsung panas, Rabu (8/7).
Jaksa penuntut umum menegur salah seorang saksi yang dinilai memberikan keterangan berbeda dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan.
Saksi tersebut adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Haryama, yang dihadirkan dalam perkara dugaan pemerasan dan suap terkait pengisian jabatan perangkat desa.
Dalam keterangannya di persidangan, Tri menyebut pengisian jabatan kepala desa dan perangkat desa yang kosong pada 2025 tidak terlaksana karena tidak ada usulan dari pemerintah desa.
Menurut dia, pengajuan pengisian perangkat desa merupakan kewenangan desa masing-masing. Selain itu, kondisi transisi pemerintahan setelah pergantian kepala daerah juga disebut menjadi pertimbangan penundaan pengisian jabatan.
Namun, keterangan tersebut berbeda dengan isi BAP yang kemudian dibacakan jaksa di hadapan majelis hakim.
Dalam dokumen pemeriksaan itu, Tri disebut pernah melaporkan kepada Sudewo mengenai banyaknya jabatan perangkat desa yang kosong.
Berdasarkan BAP tersebut, Sudewo disebut meminta agar pengisian perangkat desa pada 2025 tidak dilaksanakan dengan alasan masa transisi kepemimpinan bupati.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)