Jogja Uji Coba Jam Belajar Masyarakat, 1 Jam Bebas HP untuk Anak SD

1 week ago 30

Minggu, 13 September 2026 – 11:28 WIB

Jogja Uji Coba Jam Belajar Masyarakat, 1 Jam Bebas HP untuk Anak SD - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Anak-anak belajar bersama. Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta resmi meluncurkan pilot project untuk menghidupkan kembali program Jam Belajar Masyarakat (JBM).

Pada tahap awal, program ini menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD) di empat kelurahan pilihan, yakni Kelurahan Tahunan, Sorosutan, Tegalrejo, dan Bumijo.

Langkah ini diambil guna memperkuat budaya belajar di lingkungan masyarakat serta membentengi anak-anak dari penggunaan ponsel secara berlebihan.

JBM akan dilaksanakan setiap Senin hingga Kamis pukul 19.30–20.30 WIB di balai RT, Balai RW, dan Kantor Kelurahan setempat.

Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat dan PAUD Disdikpora Kota Yogyakarta Siti Hidayati mengatakan mereka akan menempatkan dua guru SD untuk bertugas mendampingi anak-anak di tiap kelurahan pilot project.

Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 53 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jam Belajar Masyarakat.

Menurut Siti, respons masyarakat terhadap gerakan ini sangat positif. Di Kelurahan Tahunan saja, tercatat 94 anak antusias mengikuti kegiatan JBM.

"Meskipun durasi JBM hanya satu jam, ini fokus mengondisikan waktu belajar anak agar mereka bebas dari distraksi bermain maupun handphone," ujarnya.

Pemkot Yogyakarta menjadikan empat kelurahan sebagai percontohan program Jam Belajar Masyarakat (JBM) sebagai upaya untuk mengerem penggunaan HP.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |