Jusuf Kalla: Rakyat Aceh Selalu Ingin Damai

3 days ago 7

 Rakyat Aceh Selalu Ingin Damai

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. Foto: arsip JPNN.com/Ricardo

jpnn.com - Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh menjaga stabilitas dan tidak mengorbankan kemajuan yang telah dicapai selama dua dekade terakhir pasca-perjanjian damai Helsinki, akibat adanya konflik baru.

Imbauan itu disampaikan Pak JK menyusul terjadinya kericuhan saat acara Hari Damai Aceh pada Sabtu (15/8/2026).

 Rakyat Aceh Selalu Ingin DamaiKapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan (berdiri kanan) berupaya menenangkan massa di Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/M Haris SA

"Yang penting masyarakat memahami bahwa perdamaian telah membawa kemajuan dan kesejahteraan. Jangan sampai apa yang sudah dicapai selama 21 tahun ini terganggu," kata JK dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.

JK yang juga merupakan Tokoh Perdamaian Aceh itu menyoroti kerusuhan yang terjadi di Banda Aceh bersamaan dengan peringatan 21 tahun perdamaian Aceh.

Menurutnya, peristiwa itu bukan mencerminkan keinginan mayoritas masyarakat Aceh yang selama ini menikmati kondisi damai pasca-perjanjian Helsinki.

Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang jatuh pada 15 Agustus 2026, kata dia, seharusnya menjadi momentum untuk mengenang keberhasilan penyelesaian konflik panjang melalui jalur damai.

"Awalnya itu sebenarnya peringatan ke-21. Kebetulan MoU Helsinki ditandatangani pada tanggal 15 Agustus 2005, sekarang sudah 21 tahun. Diperingati dengan doa dan zikir di Masjid Baiturrahman," tuturnya.

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh masyarakat Aceh menjaga stabilitas dan tidak mengorbankan kemajuan perjanjian Helsinki.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |