Karhutla Gunung Bromo Dipadamkan, Petugas Kemenhut Masih Waspadai Bara Tersembunyi

3 days ago 10

Senin, 17 Agustus 2026 – 20:02 WIB

Karhutla Gunung Bromo Dipadamkan, Petugas Kemenhut Masih Waspadai Bara Tersembunyi - JPNN.com Jatim

Petugas Manggala Agni melakukan pendinginan di area bekas karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur. ANTARA/HO-Kemenhut

jatim.jpnn.com, MALANG - Petugas gabungan masih melakukan pendinginan dan penyisiran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berhasil dipadamkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Dwi Januanto Nugroho mengatakan kewaspadaan masih perlu dijaga meski api telah berhasil dikendalikan. Sebab, kebakaran sebelumnya melanda sejumlah vegetasi, mulai savana, cemara gunung, pakis, semak belukar, hingga lapisan serasah yang memungkinkan bara api bertahan di bawah permukaan.

"Bromo memberi satu pelajaran penting, api mungkin sudah terkendali, tetapi ancaman karhutla belum selesai. Pencegahan harus diperkuat dari tingkat tapak, dan pengelola kawasan perlu terus memperkuat keterlibatan masyarakat, bukan hanya dalam pencegahan kebakaran, tetapi juga dalam pengelolaan taman nasional,” ujar Januanto dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Senin (17/8).

Proses pendinginan dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri atas Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Dalkarhut Jabalnusra) Ditjen Gakkum Kemenhut, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), TNI, Polri, BPBD Jawa Timur, relawan, dan masyarakat.

Tim melakukan pemantauan dan pembasahan di sejumlah area bekas terbakar.

Pendinginan difokuskan pada titik-titik yang masih berpotensi menyimpan panas. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara benar-benar padam dan tidak kembali merambat ke kawasan lain yang belum terdampak.

Selain sisa bara, petugas juga mewaspadai kondisi angin di kawasan Bromo. Pusaran angin lokal berpotensi mengangkat material ringan dan membawa bara api ke lokasi lain sehingga dapat memicu munculnya titik api baru.

Proses pendinginan dan penyisiran dilakukan setelah operasi pemadaman karhutla di kawasan Gunung Bromo berlangsung selama sekitar dua pekan.

Kebakaran Bromo berhasil dipadamkan setelah dua pekan operasi. Petugas Kemenhut masih melakukan pendinginan dan menyisir area untuk mencari sisa bara.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |