jatim.jpnn.com, MALANG - Kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang bermula dari Sabana Pengol, Kabupaten Probolinggo meluas hingga memasuki wilayah Jemplang, Kabupaten Malang.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membenarkan adanya perluasan titik api tersebut.
"Iya, dari video yang saya kirimkan itu di Jemplang semua lokasinya," kata Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama yang dikonfirmasi ANTARA melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (12/9).
Endrip menyebut titik api mulai merambat dan masuk ke wilayah Jemplang sejak Sabtu sore. Menurut dia, perluasan kebakaran tersebut dipicu oleh hembusan angin di kawasan Gunung Bromo.
"Iya karena angin," ucapnya.
Meluasnya kebakaran itu juga terekam dalam video amatir yang diambil dari arah Bromo Hillside di Jemplang. Dalam video tersebut terlihat kepulan asap berwarna abu-abu membumbung dan menyelimuti kawasan sekitar.
Situasi itu sempat membuat perekam video dan sejumlah orang yang berada di area Bromo Hillside panik. Perekam video bersama seorang temannya serta beberapa orang lainnya langsung berlari meninggalkan lokasi.
Meluasnya kebakaran dari Sabana Pengol di Kabupaten Probolinggo ke arah Jemplang di Kabupaten Malang membuat Balai Besar TNBTS mengambil langkah penutupan total aktivitas wisata di Gunung Bromo.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















