Kekeringan Melanda 15 Kecamatan di Ciamis, 11.302 Jiwa Jadi Korban

7 hours ago 3

Senin, 24 Agustus 2026 – 20:30 WIB

Kekeringan Melanda 15 Kecamatan di Ciamis, 11.302 Jiwa Jadi Korban - JPNN.com Jabar

Ilustrasi bantuan air bersih untuk warga koban bencana kekeringan. Foto: Chatgpt

jabar.jpnn.com, CIAMIS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, telah menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan 11.302 jiwa atau 4.372 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan di 15 kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air selama musim kemarau.

“Sebanyak 11.302 jiwa dari 4.372 KK mendapatkan pelayanan pendistribusian air bersih,” kata Ani di Ciamis, Senin (24/8).

Menurut Ani, musim kemarau yang berlangsung sejak Juli 2026 menyebabkan sejumlah sumber air bersih masyarakat mengalami kekeringan. Kondisi tersebut berdampak pada warga di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.

BPBD Ciamis mencatat, selama periode Juli hingga Agustus 2026, kekeringan telah melanda 22 desa yang tersebar di 15 kecamatan. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar, Ciamis, Cidolog, Panawangan, Lumbung, Pamarican, Cihaurbeuti, Jatinagara, Cimaragas, Purwadadi, Kawali, Cikoneng, Tambaksari, dan Cisaga.

Banjaranyar Jadi Wilayah yang Paling Terdampak

Ani mengatakan Kecamatan Banjaranyar menjadi salah satu wilayah dengan kondisi kekeringan paling parah. Sejumlah desa di kecamatan tersebut mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih.

“Juara kekeringan saat ini berada di Kecamatan Banjaranyar. Ada Desa Banjaranyar, Cigayam, Cikaso, dan Kalijaya,” ujarnya.

Kekeringan melanda 22 desa di 15 kecamatan di Ciamis. BPBD telah menyalurkan 395 ribu liter air bersih untuk 11.302 jiwa terdampak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |