Kematian ASN Bangkalan Masih Misteri, Kuasa Hukum Sampaikan Dugaan dari Pemeriksaan Luar

1 day ago 5

Sabtu, 27 Juni 2026 – 13:32 WIB

Kematian ASN Bangkalan Masih Misteri, Kuasa Hukum Sampaikan Dugaan dari Pemeriksaan Luar - JPNN.com Jatim

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah perempuan yang ditemukan meninggal di dalam mobil terparkir di Terminal 1 Bandara Juanda, Rabu (24/6). Foto: Dok. SAR Surabaya

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Kasus kematian Sekretaris DPRKP Kabupaten Bangkalan RYS (50) terus diselidiki oleh kepolisian. Penyebab kematian juga masih belum diketahui secara pasti karena polisi belum mengumumkannya secara resmi.

Kuasa hukum keluarga korban RYS (50) Risang Bima Wijaya menduga penyebab kematian dari korban mengarah pada asfiksia atau kekurangan oksigen akibat saluran pernapasan yang terhambat.

"Kalau saya pribadi membaca hasil pemeriksaan luar, penyebabnya mengarah ke asfiksia, tetapi ini bukan kesimpulan resmi, kami tetap menunggu penyidik dan hasil lengkap autopsi," kata Risang saat dihubungi, Sabtu (27/6).

Dia menjelaskan tidak ditemukan tanda-tanda korban meninggal akibat dicekik karena tidak ada pelebaran pembuluh darah maupun bekas tekanan pada bagian leher.

Sebaliknya, ditemukan pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah pada bibir atas, bibir bawah, serta selaput lendir mata.

"Kalau tercekik biasanya ada bekas di leher. Ini tidak ada. Yang ada justru pembengkakan di bibir atas, bibir bawah, dan selaput lendir mata," ucapnya.

Menurut Risang, kondisi tersebut dapat mengarah pada dugaan korban dibekap hingga mengalami kekurangan oksigen.

"Bisa jadi dibekap. Namun, itu masih dugaan saya berdasarkan pengalaman mendampingi perkara pidana, bukan kesimpulan dokter ataupun penyidik," kata dia.

Kuasa hukum keluarga RYS menduga penyebab kematian Sekretaris DPRKP Bangkalan mengarah pada asfiksia berdasarkan pemeriksaan luar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |