Ketum Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Melepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi di Pelosok Negeri

3 hours ago 4

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026. Foto: Source for JPNN.

jpnn.com - PANDEGLANG - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.

Para mahasiswa itu akan melakukan KKN di 14 desa yang tersebar pada tujuh kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten.  Mengusung tema "Smart Village Berbasis Halal", program KKN tahun ini diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa mendampingi masyarakat membangun desa melalui inovasi, pemberdayaan, dan penguatan potensi lokal berbasis nilai-nilai halal.

Jazuli mengatakan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan bentuk nyata pengabdian kepada Allah SWT melalui pelayanan kepada masyarakat. Menurut dia, di tengah masyarakat nanti para mahasiswa akan belajar memahami berbagai persoalan kehidupan secara nyata, kompleks, sekaligus menantang. “Pengalaman itu akan membentuk kepekaan sosial, kepemimpinan, dan karakter sebagai intelektual yang bermanfaat bagi umat," kata Jazuli dalam arahannya saat acara pelepasan di Gedung Serba Guna H.M. Irsyad Djuwaeli, UNMA Banten, Rabu (22/7).

Menurut Jazuli, MA memiliki modal sejarah yang sangat besar sebagai organisasi pendidikan yang telah berdiri lebih dari satu abad. Organisasi ini dibangun oleh para ulama pendiri, seperti K.H. Tb. Soleh, K.H. Mas Abdurrahman, dan K.H. Entol Yasin, sehingga memiliki fondasi kuat dalam mencerdaskan kehidupan umat. Dia menambahkan UNMA merupakan salah satu buah perjuangan besar organisasi yang harus terus dikembangkan menjadi perguruan tinggi unggul. "UNMA adalah kampus yang menghadirkan kualitas ibu kota di daerah. Oleh karena itu, seluruh sivitas akademika harus memiliki mindset besar, berani berpikir maju, dan siap menghadapi tantangan global," ungkapnya.

Anggota DPR RI itu juga menekankan bahwa visi "MA Naik Level" dalam lima tahun ke depan membutuhkan pembenahan menyeluruh, terobosan baru, serta sumber daya manusia yang memiliki semangat, jiwa besar, dan siap berkorban untuk kemajuan organisasi. Menurut dia, UNMA telah melahirkan banyak SDM berkualitas yang berkontribusi bagi Kabupaten Pandeglang maupun berbagai daerah lainnya.

Dia mengatakan ke depan UNMA juga akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri, sekaligus mempersiapkan pembukaan kampus baru di Pontianak dan Karawang. "Setiap lulusan UNMA harus memiliki tanggung jawab intelektual, profesional, sekaligus tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Itulah nilai yang harus terus dijaga oleh seluruh alumni dan mahasiswa Mathla'ul Anwar," katanya.

Rektor UNMA Banten Prof. Dr. Andriansyah, M.Si., menyampaikan bahwa para mahasiswa akan hidup bersama masyarakat selama satu bulan,  sehingga dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Menurut dia, peserta KKN merupakan representasi sekaligus duta UNMA yang membawa nama baik kampus di tengah masyarakat. Dia menambahkan KKN menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, membangun karakter, serta melatih kepemimpinan. Oleh karena itu, dosen pembimbing lapangan diharapkan aktif mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan program.

Rektor turut menyampaikan berbagai capaian UNMA, di antaranya keberhasilan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di wilayah selatan Banten yang mengikuti program KKN Internasional di Malaysia. Selain itu, pada 2026 sebanyak 13 kelompok dosen berhasil memperoleh Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dari Kemendiktisaintek sebagai bukti meningkatnya kapasitas akademik dosen UNMA.

Ketum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini melepas keberangkatan 338 mahasiswa KKN UNMA mengabdi di pelosok negeri.

Read Entire Article
Kabar berita |