Kontingen Indonesia Siap Berlaga di WorldSkills Competition 2026 Shanghai

4 days ago 29

Persiapan matang, kontingen Indonesia siap berlaga di WorldSkills Competition 2026 Shanghai. Foto Humas Kemendikdasmen

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia mematangkan persiapan untuk berlaga pada WorldSkills Competition (WSC) 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok. Sebanyak 20 kompetitor dan 17 eksper (expert) disiapkan untuk mewakili Indonesia dengan dukungan technical delegate, technical delegate assistant, pelatih, pendamping, serta tim pendukung lainnya.

Para kompetitor berasal dari berbagai latar belakang, baik murid maupun alumni SMK, serta institusi pendidikan dan mitra industri. Mereka telah menjalani proses pembinaan dan pelatihan secara intensif untuk mempersiapkan kemampuan teknis sekaligus aspek mental, kedisiplinan, dan presisi yang dibutuhkan dalam kompetisi tingkat dunia.

Persiapan menuju WSC Shanghai 2026 dilakukan secara bertahap. Dari sisi teknis, para kompetitor mengikuti Competition Preparation Week pada Februari 2026. Proses pembinaan kemudian dilanjutkan melalui berbagai simulasi yang dirancang menyerupai atmosfer kompetisi sesungguhnya sehingga kompetitor terbiasa bekerja dengan standar, tekanan waktu, dan tuntutan presisi yang berlaku dalam ajang WSC.

Salah satu kompetitor Indonesia, Kanya Anggrek Gunawan, alumnus SMK Raden Umar Said (RUS), Kudus, Jawa Tengah, mengaku bangga sekaligus antusias mendapat kesempatan mewakili Indonesia pada kompetisi vokasi tingkat dunia. Sejak Februari 2026, Kanya menjalani berbagai persiapan untuk menghadapi kompetisi pada bidang keahlian 3D Game Art.

“Persiapan yang kami jalani cukup panjang dan banyak hal yang saya pelajari, bukan hanya tentang kompetensi, tetapi juga bagaimana menjaga fokus, disiplin, dan mental dalam menghadapi kompetisi. Saya harap ketika bertanding, kami bisa fokus mengerjakan sesuai apa yang sudah dipelajari dan bisa memberikan yang terbaik untuk negeri. Mohon doa dan dukungannya agar kami bisa memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” terang Kanya Anggrek di Jakarta, Selasa (15/9).

Menurutnya, 3D Game Art menjadi salah satu tantangan tersendiri karena merupakan bidang lomba yang untuk pertama kalinya diikuti Indonesia. Oleh karena itu, ia terus memperkuat kemampuan dan mempersiapkan diri agar dapat memberikan penampilan terbaik di Shanghai.

Sementara itu, kompetitor Indonesia bidang Auto Body Repair, Dewangga Pratama Putra dari SMK Krian 2 Sidoarjo, Jawa Timur, telah menjalani persiapan selama sekitar enam bulan bersama industri. Pelatihan dilakukan di dua lokasi dengan dukungan peralatan serta lingkungan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan kompetisi.

“Untuk target saya, yang paling utama adalah Gold Medal, tapi yang paling minimum adalah Medal of Excellence,” kata Dewangga.

Persiapan matang, kontingen Indonesia siap berlaga di WorldSkills Competition 2026 Shanghai

Read Entire Article
Kabar berita |