kalsel.jpnn.com, JAKARTA - Bulan Sabit Merah Iran, Senin (2/3) menyatakan jumlah korban tewas akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel sejak Sabtu meningkat menjadi 555 orang.
Dalam pernyataan yang dikutip Kantor Berita Fars, disebutkan bahwa serangan gabungan tersebut menargetkan 131 kawasan permukiman di seluruh Iran.
Pernyataan itu mengonfirmasi 555 korban jiwa, namun tidak memerinci jumlah korban luka.
Data korban terakhir yang diumumkan Bulan Sabit Merah Iran pada Sabtu mencatat 201 orang tewas dan 747 orang luka-luka.
Kampanye militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang diluncurkan terhadap Iran, Sabtu (28/2) dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai tanggapan, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset Amerika Serikat, serta sejumlah negara di kawasan Teluk. (antara/jpnn)
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


