KSP Dudung Sebut Kericuhan saat Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum

2 days ago 3

KSP Dudung Sebut Kericuhan saat Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui di pelataran Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

jpnn.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menilai kericuhan saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh, Sabtu (15/8226) dilakukan oleh segelintir pihak dan tidak mencerminkan sikap masyarakat Aceh secara keseluruhan.

"Menurut saya itu hanya oknum-oknum saja. Rakyat Aceh itu NKRI," kata Dudung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/82026).

Jenderal Purnawirawan TNI itu menyebut ada pihak tertentu yang memanfaatkan momentum peringatan Hari Damai Aceh sehingga memicu situasi yang tidak kondusif.

"Dan itu memanfaatkan situasi. Memang tanggal 15 Agustus itu, kan, hari perdamaian ya, cuma ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan. Itu hanya segelintir saja," ucapnya.

Dudung memastikan kondisi keamanan di Aceh saat ini telah kembali kondusif setelah kericuhan yang terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

"Kondusif sudah," katanya.

Dia mengatakan situasi tersebut tidak berlangsung lama dan Bendera Merah Putih kembali berkibar setelah kericuhan.

"Kan, tidak lama.. Terus kemudian Merah Putih berkibar lagi," kata dia.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menilai kericuhan saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh cuma ulah segelintir oknum.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |