jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menjadi salah satu destinasi favorit, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Yogyakarta sejak Januari hingga Juli 2026 tumbuh 9,15 persen.
BPS mencatat pada Juli lalu, jumlah kunjungan wisata bahkan menembus 4,28 juta perjalanan.
Pelaksana Tugas (Plt) BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih mengatakan pencapaian tersebut tumbuh 0,50 persen dibandingkan Juni 2026, serta melonjak tajam hingga 21,68 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada Juli 2025.
"Secara akumulatif dari Januari hingga Juli 2026, total perjalanan wisnus ke DIY telah mencapai 26,75 juta perjalanan atau tumbuh 9,15 persen dibanding periode tahun sebelumnya," terang Endang di Yogyakarta.
Ia mengatakan lonjakan kunjungan ini didorong oleh berbagai faktor pendukung.
Momentum liburan sekolah menjadi faktor penentu melonjaknya jumlah kunjungan ke Jogja.
Selain itu, maraknya penyelenggaraan festival seni, kegiatan budaya, serta agenda olahraga berskala besar di seluruh wilayah DIY sepanjang bulan Juli juga menjadi daya tarik wisatawan.
Meski angka kunjungan wisatawan domestik dan asing mengalami tren positif, data BPS DIY menunjukkan dinamika unik pada sektor akomodasi.







.jpeg)



























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















