jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP sekaligus Ketua Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), Rokhmin Dahuri, menegaskan modernisasi pertanian menjadi langkah strategis yang tidak bisa ditawar untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Panen Raya Jagung GNTI 2026 di Desa Sinar Jati, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Sabtu (30/5).
"Penggunaan teknologi seperti drone dan combine harvester merupakan bukti bahwa petani Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari budaya pertanian," kata mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001-2004 itu.
Dalam kegiatan tersebut, proses panen dilakukan menggunakan combine harvester yang mampu memangkas waktu panen, menekan biaya operasional, serta meminimalisir kehilangan hasil hingga di bawah tiga persen. Sebelumnya, pada tahap budidaya, petani binaan GNTI juga menerapkan drone pertanian untuk pemupukan presisi.
Rokhmin menilai ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama sektor pertanian. Ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan pangan, tetapi juga tentang bagaimana petani memperoleh nilai ekonomi yang layak dari hasil usahanya. "Oleh karena itu, modernisasi pertanian harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani,"tegasnya.
Sekretaris Jenderal GNTI, Sutrisno, menyampaikan optimisme bahwa penerapan teknologi pertanian modern akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas jagung nasional. Melalui penerapan teknologi pertanian modern, GNTI optimistis produktivitas jagung nasional dapat terus meningkat. Ini akan mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat posisi petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi pedesaan, ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh lintas sektor, antara lain anggota Komisi IV DPR RI I Ketut Suwendra, anggota Komisi V DPR RI Mukhlis Basri, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Hj. Winarti, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira, serta perwakilan kelompok tani dan pengurus GNTI dari berbagai daerah. Rangkaian acara ditutup dengan panen simbolis menggunakan combine harvester, demonstrasi drone pertanian, serta penandatanganan komitmen bersama antara GNTI dan perwakilan petani untuk memperkuat modernisasi pertanian dan perluasan akses pasar. (tan/jpnn)



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)