jatim.jpnn.com, SURABAYA - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kembali menggelar aksi menolak Akhmad Muzakki dilantik sebagai rektor periode 2026-2030, Kamis (17/9).
Massa mahasiswa mulai berdatangan di depan gedung rektorat kampus yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, sekitar pukul 10.27 WIB.
Mereka membakar ban di sejumlah titik kampus tersebut, namun pusatnya ada di depan gedung rektorat. Di sisi lain, petugas keamanan dan aparat kepolisian melakukan penjagaan.
Selanjutnya, sejumlah massa mulai melakukan orasi secara bergantian di lokasi tersebut. Mereka juga beberapa kali meneriakkan kalimat 'Ganyang Muzakki'.
Wakil Presiden BEM UINSA Fadlurrakhman Fazle Purwardana membenarkan ada mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi lagi di tempat sama seperti, Rabu (16/9) kemarin.
"Iya ada aksi. Masih (di depan Gedung Rektorat UINSA Surabaya), kemungkinan (yang tergabung ada) ratusan (mahasiswa)," kata Fadlurrakhman saat dikonfirmasi.
Diketahui, para mahasiswa membawa delapan tuntutan yang sama dengan demonstrasi kemarin.
Tuntutan itu berisi, copot secara tidak hormat atau mundur secara pribadi Rektor UINSA Surabaya, mendesak pimpinan memberikan pernyataan publik terkait PPID yang baru terbentuk pada tahun 2025.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















