jatim.jpnn.com, SURABAYA - Upaya melestarikan kain tradisional Indonesia dikemas kreatif oleh mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya. Mahasiswa Program Studi Desain Interior UK Petra menyulap lantai 8 perpustakaan kampus menjadi Batik Corner dengan konsep budaya Madura Pesisir.
Batik Corner tersebut resmi diperkenalkan pada Sabtu (12/9) dan menjadi ruang edukasi sekaligus rujukan bagi masyarakat yang ingin mengenal batik lebih jauh.
Kepala Perpustakaan UK Petra Dian Wulandari mengatakan kehadiran Batik Corner melengkapi koleksi khusus atau special collection yang telah dikumpulkan perpustakaan secara bertahap sejak sebelum pandemi.
"Koleksi ini tidak hanya berbentuk buku fisik, tetapi juga digital collection yang merekam karya seni mahasiswa. Batik Corner hadir sebagai ruang edukasi sekaligus pusat rujukan bagi peneliti dan masyarakat yang ingin mengenal batik lebih dalam," ujar Dian.
Konsep Batik Corner lahir dari kreativitas mahasiswa melalui mata kuliah Service Learning – Interior Design and Styling for Cultural Space.
Para mahasiswa terlibat langsung mulai dari proses perancangan, penataan hingga pembuatan mural.
Mural berukuran 3,2 x 1,25 meter yang terdiri dari dua bidang tersebut dikerjakan selama sekitar satu bulan di sela-sela aktivitas perkuliahan.
Konsep yang dipilih mengangkat karakter Batik Madura dengan inspirasi motif flora pesisir.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















