jatim.jpnn.com, SAMPANG - Sebanyak 400 nelayan dan perempuan pesisir Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, tampil dalam drama musikal kolosal Bangsa Cara-Raga Patmi bertajuk Mandangin Bergema, Sabtu (15/8). Pertunjukan yang mengangkat sejarah dan legenda Pulau Mandangin tersebut menjadi puncak Festival Pesisir #5 yang digelar SKK Migas bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).
Seluruh pemain dalam pertunjukan tersebut merupakan masyarakat Pulau Mandangin. Mereka tidak hanya menjadi penari, tetapi juga memerankan tokoh drama hingga aktor yang membawakan kisah legenda Bangsa Cara-Raga Patmi. Pertunjukan digelar di atas panggung berukuran 20 meter x 4 meter.
Bupati Sampang Slamet Junaidi mengaku terkesan melihat kemampuan ratusan warga Mandangin mengendalikan pertunjukan kolosal tersebut. Dia bahkan mengaku tidak mengetahui secara detail konsep pertunjukan sebelum menyaksikannya secara langsung.
"Saya tidak tahu seperti apa konsepnya. Tahu-tahu barusan melihat, luar biasa," kata Slamet, Sabtu (15/8).
Menurut dia, mengatur ratusan orang dalam satu pertunjukan bukan perkara mudah. Namun, warga Mandangin mampu membawakan cerita sejarah daerah mereka secara bersama-sama.
"400 orang bisa mengendalikan 400 orang ini susahnya luar biasa, tetapi ini bisa membawa sejarah Pulau Mandangin," ujarnya.
Pertunjukan tersebut dipersiapkan selama sekitar tiga bulan. Para nelayan dan perempuan pesisir berlatih gerak, mendalami peran, serta memantapkan dialog di sela aktivitas mereka, termasuk setelah pulang melaut.
Sementara itu, Manager Regional Office and Relation HCML Hamim Tohari mengatakan Mandangin Bergema merupakan bagian dari rangkaian Festival Pesisir yang telah memasuki penyelenggaraan kelima.












.jpeg)



























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5930742/original/008593800_1778828325-Gemini_Generated_Image_71yitq71yitq71yi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312520/original/061784600_1785502919-SaveInta.com_762864197_17983759941020020_4132949531562319994_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5945506/original/001671800_1778842464-WhatsApp_Image_2026-05-15_at_15.30.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462119/original/028522100_1767506156-20260104AA_Persija_vs_Persijap-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4912942/original/090478700_1723120672-Latihan_Timnas_Indonesia_U-17_3.JPG)
