kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - Dinas Sosial Kaltim bersiap mengusulkan Sultan Ibrahim Chaliluddin untuk memperoleh gelar pahlawan nasional.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kaltim Sukariamat menyampaikan pihaknya berharap seluruh berkas fisik maupun administrasi Sultan Paser tersebut dapat diserahkan kepada Kementerian Sosial di Jakarta sebelum batas waktu pada Maret 2026.
Dia menyebut saat ini dokumen usulan Sultan Ibrahim Chaliluddin sudah dinyatakan lengkap, bahkan telah melalui tahapan seminar nasional sebagai syarat krusial pengajuan.
"Pengajuan ini juga didukung oleh keberadaan ahli waris, Adjie Benni Syarief Fiermansyah Chaliluddin yang berdomisili di Cianjur dan menyimpan rapi dokumen asli, termasuk arsip masa Hindia Belanda," kata Sukariamat, dikutip Selasa (20/1).
Siapa sosok Sultan Ibrahim Chaliluddin yang diusulkan menjadi pahlawan nasional?
Sukariamat mengungkapkan fakta sejarah mengungkapkan Sultan Ibrahim Chaliluddin pemimpin yang dibenci Belanda.
Ini tak lain sikap keras Sultan Paser tersebut menentang kolonialisme hingga dicap sebagai pemberontak berbahaya.
Akibat perlawanan yang gigih tersebut, katanya, Sultan Ibrahim akhirnya ditangkap dan menjalani masa pengasingan di Cianjur, Jawa Barat, hingga wafat dan dimakamkan di kota tersebut.































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)













:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)




