jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menginstruksikan perwakilan di Jawa Timur, agar menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat dan kredibel.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur Max Darmawan saat Media Briefing Triwulan III Tahun 2026 di Surabaya, Rabu (16/9).
“Terutama intinya adalah bagaimana menjaga APBN tetap sehat dan kredibel,” kata Max di tengah pemaparan kepada wartawan.
Diketahui, Suahasil resmi menggantikan Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa, ketika dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (14/9).
“Terkait dengan pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan sebagaimana kita sama-sama sudah menyimak. Baik setelah pelantikan maupun sertijab (serah terima jabatan),” ujarnya.
“Jadi pada intinya Pak Menteri Suah menyampaikan tidak ada perubahan, tetapi melanjutkan kebijakan yang memang sudah digariskan, atau diatur selama ini ya,” imbuh dia.
Berdasarkan hasil penghitungan, realisasi pendapatan negara sampai 31 Agustus 2026 mencapai Rp167,52 triliun, atau tumbuh sebesar 8,89 persen year on year (yoy).
Realisasi belanja negara pada periode yang sama mencapai Rp85,41 triliun, dengan anggaran pemerintah pusat sebesar Rp36,03 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp49,37 triliun.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















