MPLS PJJ Dimulai 3 Agustus 2026, Libatkan 132 Sekolah di Seluruh Indonesia

4 hours ago 4

MPLS PJJ Dimulai 3 Agustus 2026, Libatkan 132 Sekolah di Seluruh Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq, (kemeja batik) mengungkapkan MPLS PJJ dimulai 3 Agustus 2026. Foto Mesyia/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memperluas penyelenggaraan pendidikan jarak jauh atau PJJ sebagai salah satu strategi menekan tingginya angka anak tidak.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq menyebut jumlah anak tidak sekolah atau ATS hingga Juni 2026 masih mencapai sekitar 4 juta orang.

Menurut Fajar, penurunan angka ATS dalam lima hingga enam tahun terakhir belum menunjukkan hasil yang signifikan.

Apabila dibandingkan dengan data Survei Sosial Ekonomi Nasional atau Susenas Badan Pusat Statistik pada 2020, jumlahnya disebut tidak mengalami perubahan yang berarti.

“Kalau kami melihat data ATS dalam lima sampai enam tahun terakhir, penurunannya kurang signifikan. Kalau merujuk data Susenas BPS tahun 2020, angkanya kurang lebih sama dengan angka ATS hari ini,” kata Fajar dalam acara Coffee Morning bersama Media di Jakarta, Kamis (30/7).

Fajar menjelaskan anak tidak sekolah tidak hanya merujuk pada anak yang sama sekali belum pernah mengenyam pendidikan.

Mengacu pada pengelompokan yang disampaikan dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026, ATS terbagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama adalah anak yang belum pernah bersekolah. Kelompok kedua merupakan anak yang putus sekolah atau keluar sebelum menuntaskan jenjang pendidikan.

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq, mengungkapkan MPLS PJJ dimulai 3 Agustus 2026. Simak selengkapnya di sini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |