jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pakar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyoroti desain kapal dengan kondisi perairan dalam insiden hilang kontak dan terbaliknya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu (13/9).
Pakar Hidrodinamika ITS Prof Ketut Aria Pria Utama mengatakan usia kapal tidak menjadi masalah utama dalam pelayaran dengan catatan sudah menjalani perawatan.
Berdasarkan situs Vessel Diesel tercatat KMP Virgo Transport 8 dibuat sekitar 1987 atau sudah berusia 39 tahun. Kapal tersebut memiliki nomor IMO 8625179 dan MMSI 525110543.
Di sisi lain, kapal dengan bendera Indonesia tersebut memiliki panjang 119 meter dan lebar 21,01 meter, sedangkan untuk ukuran tonase kotornya atau Gross Tonnage sebesar 4277.
“Perlu dikritisi adalah apakah desain kapal buatan Jepang itu sesuai dan direkomendasikan untuk berlayar di lautan Indonesia dengan gelombang tinggi,” kata Ketut di ruangannya, Rabu (16/9).
Ketut menyebut perancangan aspek performa kapal di laut atau seakeeping kerap diabaikan, padahal berpotensi memberikan masalah stabilitas ketika beroperasi.
Pasalnya, lautan Jepang memiliki karakteristik tertutup dan jarak antarpulaunya berdekatan, berbeda dengan Indonesia yang terbuka serta mempunyai gelombang besar.
“Karakteristik rute pelayaran yang ekstrem ini menuntut standar desain lambung kapal yang berbeda,” ujarnya.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















