jakarta.jpnn.com - Pemerintah Provinsi (Pempro) DKI Jakarta akan membangun kembali jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah, Jakarta Pusat.
Pemprov DKI Jakarta menganggap jembatan penyeberangan itu masih dibutuhkan masyarakat.
“Jadi, JPO Sarinah dalam kajian. Ini memang diperlukan, terutama untuk difabel. Itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Jumat (9/1).
Politikus PDIP itu mengakui ada pro dan kontra ketika jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah diaktifkan kembali.
Salah satu pihak yang berkeberatan jika Pemprov DKI Jakarta mengaktifkan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah ialah kelompok pejalan kaki.
Mereka berharap penyeberangan tetap dilakukan di permukaan jalan melalui pelican crossing.
Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak akan menutup pelican crossing.
Dengan demikian, masyarakat tetap bisa menyeberang di bawah, sedangkan JP menjadi alternatif.































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)













:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)




