Penggabungan DP3A dan DPPKB Kota Bogor Masuk Tahap Final, Efektif Berlaku 1 Januari 2027

4 weeks ago 17

Kamis, 09 Juli 2026 – 14:00 WIB

Penggabungan DP3A dan DPPKB Kota Bogor Masuk Tahap Final, Efektif Berlaku 1 Januari 2027 - JPNN.com Jabar

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Foto: Source for JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa penggabungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) merupakan langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperkuat pembangunan manusia melalui pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedie saat memimpin apel pagi di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Bogor, Jalan Ciwaringin, Senin (6/7/2026).

Menurut Dedie, apel pagi tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan penggabungan organisasi perangkat daerah (OPD) berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Apel pagi ini bertujuan memastikan proses penggabungan DP3A dan DPPKB di lingkungan Pemkot Bogor berjalan sesuai rencana. Penggabungan ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, terutama di bidang pemberdayaan keluarga serta perlindungan perempuan dan anak," ujarnya.

Dedie menjelaskan, penyatuan kedua perangkat daerah itu juga merupakan bagian dari upaya menyelaraskan struktur organisasi pemerintah daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Ia berharap, melalui penggabungan tersebut tidak lagi terjadi tumpang tindih kewenangan maupun hambatan koordinasi antarlembaga sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara lebih cepat dan terpadu.

"Dengan penggabungan ini diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih tugas maupun persoalan yang saling menunggu. Harapannya, penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien," katanya.

Lebih lanjut, Dedie menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik atau infrastruktur, tetapi juga harus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi kemajuan Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan penggabungan DP3A dan DPPKB menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan manusia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |