jakarta.jpnn.com - Delegasi Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mendapatkan banyak pengalaman saat mengikuti rangkaian The 4th Maritime Silk Road Youth Exchange Camp di Fuzhou, Fujian, Tiongkok, pada 24-28 Agustus 2026.
“Event ini sangat positif, baik dari sisi menjalin relasi dengan pengusaha Tiongkok maupun Indonesia,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GAMKI Sahat Martin Philip Sinurat, Sabtu (12/9).
Sahat menjelaskan relasi itu juga berdampak positif dari kuatnya sejarah hubungan kedua negara.
“Selain itu, juga pemahaman pentingnya aspek hukum dalam menopang bisnis,” kata Sahat Martin Philip Sinurat.
Sahat menjelaskan para delegasi adalah pengusaha UMKM, akademisi, dan birokrat yang tergabung dalam Youth Economic Fellowship Indonesia (YEFI).
YEFI adalah sebuah komunitas bisnis yang baru diresmikan GAMKI beberapa waktu yang lalu di Jakarta.
"Para delegasi GAMKI yang tergabung dalam YEFI ini membawa produk UMKM masing-masing, antara lain kain tenun dari berbagai daerah nusantara, olahan vanilli, kapulaga, durian, dan lainnya,” kata Sahat.
Sahat mengatakan kunjungan ini menjadi pengalaman berharga untuk membuka wawasan, pengalaman serta peluang dan relasi bisnis ke depan.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















