jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebuah rumah warga di Jalan Kehakiman, Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya, ambruk setelah tersambar petir saat hujan deras disertai angin kencang, Senin malam (19/1).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, bertepatan dengan azan Isya yang berkumandang. Suara petir terdengar menggelegar dan disertai getaran kuat sebelum bagian rumah ambruk.
Pemilik rumah Dimas Priambodo mengungkapkan sambaran petir terasa sangat dekat dan menyambar area persawahan di belakang rumahnya.
"Saat itu azan Isya, hujan deras sekali dan tiba-tiba muncul suara bergemuruh, tanah bergetar seperti gampa. Kemudian disusul ambruknya tembok-tembok dan atap rumah," ujar Dimas.
Dia menyebutkan kerusakan paling parah terjadi di bagian kamar belakang dan dapur. Beruntung, seluruh anggota keluarga tidak berada di area tersebut saat kejadian.
“Orang tua saya waktu itu ada di teras rumah, saya di kamar depan. Kami semua kaget karena suaranya dan getarannya sangat kencang,” katanya.
Dimas juga menceritakan bahwa getaran kuat justru terjadi lebih dulu, sebelum kilatan cahaya petir terlihat jelas.
“Gemuruh dan getaran seperti gempa itu datang lebih dulu, baru disusul kilatan cahaya petir yang sangat terang di belakang rumah,” ungkapnya.































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)













:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)




