bali.jpnn.com, DENPASAR - Satgas Pengawasan Mutu dan Harga Beras Polda Bali turun langsung menelusuri rantai pasok beras dari tingkat pedagang hingga distributor, Sabtu (12/9) pagi.
Hasil pengawasan di Kota Denpasar menunjukkan pasokan beras di Bali dalam kondisi aman, tetapi harga jual beras premium dan medium masih ditemukan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pengecekan diawali di Pasar Tradisional Kreneng (Toko Sinar) sekitar pukul 09.00 WITA, lalu berlanjut ke distributor CV Sumber Pangan.
Di tingkat pedagang eceran, beras premium merek Putri Sejati dan Ratu Ayu ukuran 25 kg dijual seharga Rp398.000 atau Rp15.920 per kilogram, berada Rp1.020 di atas HET premium seberat Rp14.900 per kilogram.
Untuk beras medium merek Nasi Tempong ukuran 25 kg dijual Rp14.800/kg atau Rp1.300 di atas HET medium sebesar Rp13.500/kg.
Pengakuan pedagang mengungkap bahwa harga dari distributor memang sudah tinggi.
Saat petugas mengecek CV Sumber Pangan, harga beras di tingkat distributor pun tercatat sudah melampaui HET.
Untuk beras premium merek Putri Sejati & Ratu Ayu berada di kisaran Rp15.600/kg (kemasan 25 kg), Rp15.800/kg (10 kg), dan Rp16.200/kg (5 kg).



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















