Rencana Pendirian URI Disorot, Lebih Baik Perkuat Kampus yang Ada

6 days ago 4

Jumat, 31 Juli 2026 – 12:10 WIB

Rencana Pendirian URI Disorot, Lebih Baik Perkuat Kampus yang Ada - JPNN.com Jogja

Rektor UMY Achmad Nurmandi (kiri) meminta pemerintah untuk mengkaji secara komprehensif rencana pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI). Foto: Humas UMY

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Rencana pemerintah mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) memantik tanggapan dari kalangan akademisi. Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof Achmad Nurmandi menilai kebijakan tersebut membutuhkan kajian kebutuhan yang komprehensif agar tidak tumpang tindih dengan peran perguruan tinggi negeri maupun swasta yang sudah ada.

Nurmandi menekankan pentingnya pemerintah memetakan kebutuhan tenaga kerja, persebaran program studi (prodi), kapasitas kampus yang ada, hingga kejelasan alasan mendirikan institusi baru sebelum URI benar-benar direalisasikan.

Pemerintah memproyeksikan URI berfokus pada pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta kedokteran dan kesehatan.

Di sisi lain, URI juga dirancang sebagai bagian dari sistem pembinaan calon pemimpin pemerintahan dan BUMN.

Nurmandi menilai kedua orientasi tersebut perlu disinkronkan agar tidak menimbulkan ketidakjelasan desain kelembagaan.

“Kalau basisnya berasal dari lembaga yang berorientasi pada ilmu sosial dan penyiapan calon pemimpin, sementara fokus pendidikannya diarahkan pada STEM dan kedokteran, kesesuaiannya perlu dikaji kembali,” ujar Nurmandi, dikutip dari laman resmi UMY pada Rabu Rabu (29/7).

Ia mengatakan jalur penyiapan calon pemimpin sebenarnya sudah difasilitasi melalui sekolah kedinasan, program Magister Manajemen, hingga pelatihan kepemimpinan eksekutif di berbagai perguruan tinggi.

Aspek Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi perhatian serius selanjutnya. Perekrutan tenaga pengajar berkualifikasi tinggi, seperti Lektor Kepala dan Guru Besar di bidang STEM dan kedokteran dinilai berpotensi memicu pergeseran SDM saat tidak diimbangi strategi regenerasi yang matang.

Rektor UMY Prof Nurmandi menyoroti rencana pendirian Universitas Republik Indonesia (URI). Pemerintah perlu menguatkan lembaga pendidikan yang ada.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |