Ribuan Warga di Sembilan Desa Karawang Alami Krisis Air Bersih

6 days ago 22

Jumat, 31 Juli 2026 – 11:00 WIB

Ribuan Warga di Sembilan Desa Karawang Alami Krisis Air Bersih - JPNN.com Jabar

Ilustrasi bencana kekeringan. Foto: GeminiAi

jabar.jpnn.com, KARAWANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatat wilayah terdampak kekeringan dan krisis air bersih semakin meluas selama musim kemarau 2026.

Hingga saat ini, sebanyak 4.044 kepala keluarga (KK) atau 12.155 jiwa terdampak kekeringan yang melanda sembilan desa di empat kecamatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karawang, Ferry Muharram, mengatakan wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Tegalwaru, Ciampel, Pangkalan, dan Telukjambe Barat.

Menurut dia, Kecamatan Tegalwaru menjadi wilayah yang mengalami dampak kekeringan paling besar berdasarkan data sementara BPBD Karawang.

Meski kekeringan hanya melanda dua desa, yakni Desa Kutalanggeng dan Cintalanggeng, jumlah warga terdampak tercatat cukup tinggi, mencapai 1.386 KK atau 3.876 jiwa.

Di Kecamatan Pangkalan, kekeringan dan krisis air bersih melanda tiga desa, yaitu Desa Kertasari, Mulangsari, dan Jatilaksana.

Sebanyak 656 KK atau 1.728 jiwa di wilayah tersebut tercatat terdampak kekeringan.

Sementara itu, krisis air bersih di Kecamatan Telukjambe Barat terjadi di Desa Wanakerta.

Kekeringan di Karawang meluas dan menyebabkan krisis air bersih. BPBD mencatat 4.044 KK atau 12.155 jiwa di sembilan desa terdampak

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |