Ruteng dan Masa Depan PMKRI

22 hours ago 4

Oleh: Ferdinandus Wali Ate - Pengurus Pusat PMKRI 2024 – 2026, Founder Komunitas Literasi Nusantara

Ruteng dan Masa Depan PMKRI

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PP PMKRI

jpnn.com - Tujuh puluh sembilan tahun bukan sekadar penanda umur bagi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Angka itu menyimpan jejak panjang tentang bagaimana sebuah organisasi mahasiswa bertahan melintasi perubahan zaman.

PMKRI lahir ketika Republik masih mencari bentuknya. Organisasi ini tumbuh di tengah pergantian pemerintahan, dinamika demokrasi, perubahan sosial, hingga perkembangan teknologi yang mengubah hampir seluruh sendi kehidupan.

Tidak banyak organisasi kemahasiswaan yang mampu menjaga kesinambungan perjalanan selama itu.

Momentum tersebut kembali hadir dalam Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII di Ruteng, 19–25 Juli 2026.

Forum ini mempertemukan utusan dari 88 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam waktu dekat, jumlah itu akan bertambah menjadi 91 cabang. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa PMKRI masih menemukan tempat di tengah mahasiswa Katolik dari berbagai daerah dan latar belakang.

Pertumbuhan organisasi tentu membawa optimisme. Namun, organisasi yang semakin besar juga memikul tanggung jawab yang semakin berat.

PMKRI memiliki kesempatan meneguhkan kembali jati dirinya sebagai organisasi kader yang merawat tradisi intelektual dan menjaga independensi moral.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |